“Starb*cks?” Anya mengernyit heran dengan tempat kencan pertama yang mereka datangi. Bukankah kedai kopi terkenal itu terlalu mencolok? Lagi, sebelum Anya berkomentar, Je sudah menarik tangan Anya masuk ke dalam. Dan seperti dugaan, semua orang terkejut dengan kehadiran Je dan Anya yang datang dengan bergandengan tangan. Semua ponsel menjepret kebersamaan mereka dan sekali lagi kehadiran mereka menjadi viral. Anya sedikit tidak nyaman menjadi pusat perhatian seperti ini. Ia meminta Je untuk segera pergi menjauh. Untung saja kopi pesanan mereka dibuat dengan cepat dan secepat itu pula keduanya pergi dari keramaian. Je kemudian membawa Anya menuju ke sebuah taman kota, mengambil sisi di paling barat taman yang biasanya sepi lalu mengajak Anya duduk di salah satu bangku taman.

