Sudah Terlambat?

1547 Kata

Naomi terus saja meronta dibawah kungkungan Thomas. Ia memekik seketika kala merasakan dressnya dirobek paksa oleh Thomas hingga bagian depannya terkoyak dengan begitu tragis. "Tenanglah Baby," ucap Thomas menenangkan. Bukannya tenang, Naomi malah semakin teriak menjadi-jadi. Meskipun sudah cukup lelah meronta dan melawan tenaga Thomas yang jauh lebih kuat darinya itu, namun Naomi tetap berusaha. Ia merasa jijik kala tubuhnya disentuh oleh Thomas. Plakkkkk! Satu tamparan kuat mendarat pada pipi Naomi membuat Naomi terdiam sejenak. Ia tidak menyangka Thomas yang selama ini mempertlakukannya dengan sangat lembut bisa melakukan hal ini. Naomi menangis karena merasakan perih di pipinya yang sakit di hatinya. Sejak ia lahir tidak pernah ada yang memperlakukannya seburuk ini. Ia selalu diperla

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN