Julia sudah siap dengan gaun santai berwarna putih dengan sepatu kets yang berwarna senada juga. Berjalan dengan santai ke dua kelompok kecil yang selalu menghabiskan kesabarannya itu, “Setuju apa?” “Mama cantik banget? Gak lagi godain Papa, kan?” celetuk Kayla. Julia mendelik dan mengerucutkan bibirnya. Axel malah terkekeh mendengar Kayla yang terlalu jujur di setiap kata-katanya. “Dah, berangkat sekarang saja. Nanti kalau kesiangan panas di sananya.” tidak ingin Julia juga semakin canggung mendengar Kayla, Axel memilih keluar lebih dulu. Tidak perlu menunggu lama, Axel sudah memarkirkan mobilnya di kebun apel milik warga sekitar, dan memilihnya yang paling luas dan siap panen. Bukan hanya apel, memang di Malang ini banyak yang menanam jeruk, stroberi, dan juga jambu biji, memetiknya

