Axel sangat rindu dengan Kayla. Entah kenapa dia lebih merindukan Kayla dari pada Julia, mungkin karena gadis manis itu selalu bisa membuatnya tertawa dan melupakan lelahnya setelah seharian bekerja. Hari ini jadwal Axel agak longgar, jadi dia berpikir untuk menjemput Kayla. Menunggu gadis manis itu di depan gerbang sekolahnya dan menyuruh sopir pulang karena ingin membawa Kayla dengan mobilnya sekarang. “Hey, Cantik.” sapa Axel yang melihat Kayla berdiri di depan gerbang dan mengedarkan pandangannya mencari sopirnya. “Papaaaa ... aku kangeennnnn bangettttt.” Kayla berlari dan langsung menubruk Axel, “Papa lama banget gak pulang, Kayla kangen.” “Iya Sayang, papa banyak pekerjaan.” Axel menggendong Kayla dan membawanya ke mobilnya. “Papa tau gak, mama setiap hari marah-marahhhh mulu, Ka

