Kartini muda

2091 Kata

Tuan Cahyono pun berdiri dan menatap sinis Slamet muda, “dapatkan dua proyek besar yang kamu maksudkan atau aku akan benar-benar memecatmu.” kata tuan Cahyono dan ke luar juga dari ruang rapat ini. Slamet muda pun mengepalkan tangan kanannya, menarik napasnya dalam dan keras dalam sekali hembusan, “huh! Aku akan mendapatkannya, Kartini, mendapatkannya. Semua ini untukmu.” monolognya sendiri di ruang rapat yang sekarang hanya dihuni oleh dirinya sendiri itu. ~ Slamet muda tetap sibuk seperti biasanya, jangankan bertemu, bahkan untuk meneleponnya saja Slamet tidak bisa. Namun rasa cinta itu tidak menyurut sedikit pun, tapi malah semakin membumbung tinggi. Hari ini adalah meeting untuk tender besar yang digadangkan pasti dimenangkan oleh Slamet muda. Bahkan persiapan yang matang sejak beb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN