“Julia adalah anak panti asuhan di mana aku yang menjadi donatur terbesarnya di sana. Aku pernah membahas ini kan denganmu dulu? Aku sudah lama mengenal Julia, dan aku tahu kebaikannya karena aku sudah menyuruh orangku untuk mengikutinya selama ini.” ucap Kartini. “Bunda?!” pekik Axel yang seakan tak percaya mendengar semua pengakuan ini. “Ibu?” Julia menyerukan nama ibunya itu setelah sekian lama dia pendam, sangat bahagia saat ibu itu mau mengakuinya sebagai anak gadisnya, seperti yang dulu pernah dijanjikannya selama di panti asuhan. Kala itu... Julia yang masih sangat kecil menangis di depan kamarnya. Memeluk lututnya yang gemetar karena hari ini adalah hari terburuk untuknya. Kekasihnya pergi, bahkan bukan kekasih, malaikatnya pergi. Siapa? Ya. Pria yang menjadi cinta pertamanya s

