31. Kedatangan Rudi

1080 Kata

Siang itu, setelah menjemput Zidan dan Bi Imah di PAUD, Nilam tak langsung pulang. Wanita itu mengarahkan mobilnya menuju pasar, banyak kebutuhan dapur yang sudah menipis kata Bi Imah yang harus segera dibeli. Jadi daripada membiarkan pembantunya itu pergi sendirian naik angkot, lebih baik sekalian saja Nilam yang mengantar. Sesampainya di pasar, Nilam menggendong Zidan demi menghindari anaknya itu berlari-lari di keramaian dan kemudian hilang, sama seperti terakhir kali ketika Nilam pergi ke terminal dan tahu-tahu anaknya itu menghilang setelah dibelikan balon. Untung Zidan bertemu dengan Arka, dan bukannya orang asing yang jahat. Kali ini Nilam berniat tak mau lengah. Nilam amat tahu karakter anaknya, bahwa sekali dibawa ke keramaian, anaknya itu tak mau diam, ingin menjelajah ke selur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN