“Assalamualaikum,” salam Arka seturunnya dari bus. “Waalaikumsalam,” jawab keluarganya, dan ibunya langsung menghambur memeluk Arka. Berbeda dengan kepulangannya yang kemarin, ketika Arka memberi kejutan, kali ini Arka sudah memberi tahu lebih dulu bahwa dia akan pulang. Bahkan di perjalanan tadi, Arka sesekali menelepon, menuruti kemauan ibunya untuk mengabarkan sudah sampai di mana. Ibu Arka senang bukan kepalang, ketika beberapa hari sebelumnya, putra sulungnya itu menelepon dan memberi tahu akan pulang lagi. Dan makin menjadi-jadilah rasa senangnya saat mengetahui bahwa kepulangannya kali ini bukan sekadar untuk beberapa hari, melainkan untuk seterusnya. Ya, putranya akan menetap di kampung. Akhirnya putranya menghentikan masa pengembaraannya di negeri orang. Sutia bukan tak sen

