17. Lamaran (2)

1201 Kata

Setelah mendengar ketukan pintu dan ucapan salam, Nilam membukakan pintu pada kedua tamunya. Ya, ada dua orang tamu. Bukan hanya Arka, tapi juga ayah Arka, Pak Burhan. Kehadiran Pak Burhan makin memperkuat tebakan Nilam akan maksud kedatangan Arka ke sini. Setelah mempersilakan kedua tamunya itu duduk di kursi di ruang tamu, Nilam pergi ke belakang untuk membuatkan minuman. Sebenarnya ada Bik Imah yang jadi pembantu di rumah ini, dan tentu bisa dipanggil untuk diminta membikinkan minuman. Tapi Nilam merasa seakan tak siap untuk menghadapi percakapan apa pun yang akan dibawa oleh tamu-tamunya, sehingga memilih melarikan diri ke dapur. Sayangnya, minuman sirup rasa melon sudah tersedia di kulkas dan hanya tinggal dituang ke gelas. Membuat pelariannya tak menghabiskan waktu yang lama. Ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN