Tiga hari rasanya adalah waktu yang cukup untuk menanyai hatinya apakah memiliki perasaan cinta pada Arka, sebagaimana dulu ketika masih remaja labil. Tiga hari juga sepertinya waktu yang cukup untuk menanyai anaknya apakah mau memiliki papa baru bernama Arka. Tiga hari …. Apakah itu bukan waktu yang terlalu cepat? Tapi memberi jangka waktu yang lebih lama hanya akan membuat semuanya terasa diulur-ulur. Lebih cepat selalu lebih baik. Nilam mendesah. Tanpa terasa malam telah larut. Pagi “Zidan masih inget nggak sama Om Arka?” Di sebuah meja makan yang besar dan dipenuhi dengan deretan kursi, seorang wanita dan seorang bocah kecil berusia empat tahun tampak duduk di sana. Sang ibu yang tengah menyuapi anaknya, mencoba memberi pertanyaan. Membuat sang anak melambatkan kunyahan di mulut

