LIMA PULUH EMPAT (Author's Point Of View)

1441 Kata

Mendengar pertanyaan Anton yang berkali - kali, Dika pun tertawa. Dia hanya menggoda teman nya itu sampai kesal. Lalu setelah Anton sudah terpancing, Dika pun menjawab pertanyaan nya. "Noh sono ambil sendiri. Susah tadi gue bawanya bangke. Jangan manja. Sono ambil sendiri." Ucap Dika lalu tanpa merasa peduli dengan raut wajah manja Anton, ia pun melahap siomaynya. "Itu lah karma instan karena sudah ngeprank gue alias syukurin lo." Ucap Gege dengan merasa penuh kemenangan. Anton tidak merespon ucapan Gege dan malah mengacungkan jari tengahnya kepada Gege. Lalu ia pun beranjak dari tempat duduknya untuk mengambil pesanannya. Di tengah - tengah kunyahannya, Dika kini menghadapkan tubuhnya ke arah Rey yang sedang menyantap nasi gorengnya. "Rey, di tempat gue kerja lagi nyari drummer." Uc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN