Momentum

1428 Kata

Nico. Aku sudah satu jam berurusan dengan bocah yang satu ini. Berkutat dengan soal fisika dengan berbagai rumusnya. Entah apa yang dipikirkannya, tapi untuk mengerjakam satu soal, dia memerlukan setengah jam! "Abs? Gue yakin lo nggak bodoh bukan?" Tanyaku pada akhirnya, "Buktinya lo bisa ngerjain dua soal ini tanpa nanya apapun ke gue. Ada masalah apa memangnya?" Gadis itu malah mendengus dan berkata dengan sombongnya, "Emang gue pinter, Nic!! Astaga, kenapa juga gue harus belajar sama lo? Bokap gue pasti salah minum obat kan ya?" Dua hari lalu, ayahnya Abby memang menemuiku. Om Joseph memintaku untuk mengajari anaknya ini. Dari awal, aku sudah menolaknya, tapi Om Joseph tetap memaksa. Katanya, dia tahu memang kalau anaknya itu cerdas, dan tanpa belajarpun memang bisa masuk ke univer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN