-°-°-°-°-°- "Saya terima nikah dan kawinnya Anindira Kayla Pratista binti Surya Pratomo dengan mas kawin tersebut dibayar tunai." -Dhimas Abrisam Budianta- -°-°-°-°- "Hai istri ku." Panggil Mas Dhimas saat aku memasukkan cincin nikah kami Ku cium punggung tangannya dan dia pun membisikkan sesuatu sebelum menempelkan bibirnya ke keningku. Seriusan ini grogi banget. Masih nggak nyangka aku sudah jadi istri orang. Setelah akad kami mengikuti rangkaian adat jawa dan tangis ku pecah saat sungkeman dengan orang tua kami. Aku bergeser pindah posisi dengan Mas Dhimas setelah bersungkem dengan Ibu, kini aku berhadapan dengan Ayah ku, belum bicara apa apa saja sudah menitihkan air mata. "Ayah, kakak minta maaf selama dua puluh lima tahun ini kakak belum bisa menjadi anak ya

