Bab 47

1022 Kata

47 Jalinan waktu terus berjalan. Farisyasa dan Lilakanti telah kembali ke Bandung. Senin siang, mereka mengangkut barang-barang milik Lilakanti dan Azrina, dari kediaman Damhuri, untuk dipindahkan ke rumah Farisyasa. Kendatipun berat harus melepas putri dan cucunya tinggal terpisah, tetapi Salma turut bahagia dengan pernikahan Lilakanti dan Farisyasa. Perempuan tua tersebut sangat berharap, jika pernikahan itu adalah yang terakhir buat Lilakanti dan Farisyasa. Salma juga berdoa agar keduanya hidup bahagia hingga maut memisahkan. "Enggak semuanya diangkut, Teh?" tanya Gumilang, yang turut membantu memindahkan bawaan tetehnya ke mobil. "Enggak. Aku cuma bawa baju-baju dan barang yang penting aja. Sisanya biar di sini," terang Lilakanti. "Kamu kalau mau pindah ke kamarku, boleh," lan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN