Pelayan itu membungkukkan badan sebelum pergi. Rama menghela napas, sepertinya pilihannya sudah benar untuk tidak menolak. Saphira menoleh menatap Magi yang sedang mencoba-coba baju ke tubuhnya, ia memasukkan baju ke tubuhnya tanpa melepas seragamnya lebih dulu. "Aska mana?" tanya Oma. "Biasalah, dia kan mata-mata super, bentar lagi ngalahin James Bond." "Oma gak lagi bercanda Magi, Aska di mana?" "Emang Magi bercanda? Dia kan emang kaki tangannya Oma, Oma harusnya udah tahu dong." Saphira menghela napas, tahu kalau cucunya itu tidak akan pernah menjawab dengan benar saat ditanyai. Magi saat ini pasti menuduhnya meminta Aska melakukan sesuatu, tapi Magi tidak salah, Saphira memang menyuruhnya begitu. Menyerah mendapat jawaban dari Magi, Saphira kemudian menoleh pada Rama yang duduk

