Side Story 1

1252 Kata

Konferensi pers sudah di adakan kemarin, Aska pagi ini berangkat ke kampus dengan perasaan yang sungguh berat. Ini tahun terakhirnya di kampus, tapi ia justru merasa tidak bersemangat. Aska selalu melakukan semuanya dengan sempurna, tujuannya adalah menjadi Abang yang sempurna untuk Magi. Karena itu meskipun ia merasa lelah, Aska tetap akan mengulangi hal yang sama demi Magi. "Aska." Panggilan itu membuatnya menoleh, ditemukannya Frans berdiri di depan gerbang kampus, seolah sudah menunggunya lama di sana. Kening Aska otomatis mengerut, padahal Frans bisa menelponnya seperti biasa. "Om?" sapa Aska dengan bertanya. "Kuliahmu jam berapa?" tanya Om Frans. Seperti biasa, meski Aska ditugaskan menjaga Magi, ia tetap tidak akan diganggu jika sedang ada kuliah. Itulah salah satu alasan yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN