Part 57

1150 Kata

Begitu Saphira memasuki rumah, ia menemukan calon menantunya sedang berbicara di telpon. Suaranya yang tenang dan penjelasan lembutnya itu tertangkap di indra pendengaran Saphira. "Pernikahan kita bisa dilaksanakan kapan saja, Mahesa, apa yang sedang kamu lakukan sekarang itu lebih penting. Jangan gegabah seperti ini, kamu bakal nyesel." Sepertinya Mahesa mengatakan sesuatu yang tidak masuk akal di seberang sana, karena itu Farhana memutar bola matanya. Farhana terlihat sudah hampir kehilangan kesabaran, entah sudah berapa lama ia meladeni Mahesa. "Gak ada yang akan berubah, Mahes. Kamu sadar tidak dengan kata-katamu? Aku saat ini tinggal bersama Ibu kamu, bagaimana ceritanya aku akan mencari cowok lain?" "Yang bener aja dong, Mahesa. Aku gak akan ke mana-mana, berhenti bicara kayak gi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN