Kanagara menyela lagi. Ia merubah posisinya menghadap ke arah Shalom dan membuka mulutnya lebar-lebar. "Kau benar-benar menyebalkan, Tuan Kejam," desis Shalom menggertakkan giginya. Kanagara masih membuka mulutnya lebar-lebar meminta agar Shalom bergegas menyuapinya. Karena kesal, Shalom menyendokkan nasi hingga penuh dan menyuapkannya pada Kanagara dengan kasar. "Makan nih," ketus Shalom sambil menyodorkannya ke mulut Kanagara. Meskipun demikian, Kanagara tetap tersenyum. Bahkan ia merasa bahagia dengan kehangatan menyelimuti hatinya. Sebelumnya Penta yang dibuat terbang ke awang-awang karena makan mie instan satu mangkuk berdua dan disuapi dengan sendok yang sama. Sekarang Kanagara pun merasakan hal yang sama. Ia menganggap sedang berciuman dengan Shalom hanya karena makan menggunak

