Meski Penta menyukai Shalom. Pria itu tidak bisa bersaing dengan Kanagara. Selain ia hanya seorang bodyguard, ia juga bisa melihat bagaimana perasaan Shalom. Jadi, asalkan gadis yang ia cintai bahagia, ia pun akan ikut bahagia meski tidak dengannya. Karena pepatah mengatakan bahwa cinta tak harus memiliki. "Jangan asal berbicara, Penta," protes Shalom. Sebenarnya dalam lubuk hatinya yang paling dalam gadis itu sedang berbunga-bunga. "Saya serius, Nona," ucap Penta dengan mimik serius. "Daripada aku di sini mendengar hal yang sama sekali tidak masuk akal. Lebih baik aku bekerja sekarang," ujar Shalom bangkit berdiri. Ia hendak melakukan pekerjaan rumah seperti biasanya. "Nona mau ke mana? Nona mau bekerja di mana? Kok saya baru tahu Nona sudah bekerja," tanya Penta seperti orang bodoh.

