Part 43

1206 Kata

"Maaf, Tuan. Saya ada permintaan yang saya harap Tuan bisa membantu saya," kata Penta. Raut wajahnya menunjukkan sebuah permohonan. "Permintaan apa? Aku akan berusaha membantu sebisaku," sahut Kanagara menerimanya meskipun belum tahu permintaan apa yang akan Penta layangkan. "Saya tahu kalau Tuan dan Nona Shalom saling mencintai dan saat ini sedang menjalin sebuah hubungan. Tapi, saya ingin meminta izin pada Tuan untuk mengungkapkan isi hati saya pada Nona Shalom." Sungguh permintaan tidak terduga yang Penta lontarkan. Kanagara bahkan sampai mengepalkan tinjunya dengan gigi yang saling gemertak. Jika permintaan lain, mungkin Kanagara akan dengan senang hati membantunya. Seperti mencari keberadaan pembunuh keluarga Penta yang sampai saat ini masih menjadi teka-teki. Namun, pria itu jus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN