Part 22

1154 Kata

"Ini, minum obatmu," ucap Shalom menyodorkan sebutir obat dengan segelas air. "Terima kasih," balas Kanagara menyodorkan kembali gelas air setelah meminum obat. "Istirahatlah. Aku berharap setelah ini demammu akan turun," harap Shalom. Gadis itu merapikan bantal dan membantu Kanagara membaringkan tubuhnya. Lalu, Shalom menyelimuti tubuh Kanagara. Setelah itu, ia menyalakan lampu tidur dan berjalan memutari tempat tidur dan menutup gorden yang terbuka lebar. "Istirahatlah," kata Shalom sebelum akhirnya mematikan lampu dan keluar membawa nampan sisa makan tadi. "Ada apa denganku? Kenapa jantungku rasanya ingin meledak?" gumam Kanagara sambil menyentuh dadanya. "Kenapa setelah gadis itu pergi rasanya ada yang hilang? Ya Tuhan! Sebenarnya apa yang terjadi denganku?" Sudah dapat dipastik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN