Konsekuensi

1391 Kata

Angin berhembus cukup kencang, membuat ujung rambut hitam legam Randu bergoyang seolah menari mengikuti irama gemericik aliran sungai di mana kedua anak manusia itu tengah bersenda gurau. Kedua tangan mereka sibuk saling mencipratkan air hingga terdapat bulir-bulir yang terasa menyegarkan di wajah dan sebagian tubuh mereka. "Jangan, Randu. Aku tidak membawa baju ganti, aku bisa kedinginan jika basah kuyup," ujar Rangga saat Randu terus mencipratkan air ke tubuhnya, mendengarnya Randu hanya tertawa riang. Rangga senang melihat tawa itu, tawa lepas Randu seolah jika hidupnya begitu ringan tanpa beban. Rangga menjadi iri padanya, kini hidupnya terasa begitu berat. Begitu banyak beban yang harus tertumpu di bahunya, tetapi melihat tawa Randu, seolah beban itu juga hilang dari pikulannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN