"Mas harus pergi, tadi Pak Budi ke sini katanya dia dapat bocoran kalau beberapa hari lagi akan ada sidak dari kabupaten, jadi Mas harus mempersiapkan semuanya bersama para kepala desa lainnya di kecamatan. Kalau malam ini Mas enggak pulang berarti Mas bermalam di sana." Salwa tidak bisa berkata-kata mendengar suaminya yang berpamitan secara mendadak, wanita itu hanya mencium tangan suaminya yang langsung keluar dari kamarku halamannya dalam diam. Tentu saja diamnya Salwa adalah diam dalam kecurigaan, tetapi nyatanya memang pak Budi yang tadi datang. Entah apa yang harus wanita itu lakukan, jika menyelidiki sang suami malah akan memantik kecurigaan orang tua dan mertuanya yang tetap harus ia jaga perasaannya. Tidak ada yang boleh tahu sebelum semuanya terbukti nyata. Rangga berpamitan

