Lim tiba di Hutan terlarang. Berbeda dengan ketika Gin dan yang lain terjebak di dalamnya, kini Hutan terlarang penuh sesak dengan warga Seoul. 1-2 menangis. 2-3 mengedarkan pandangan. 3-4 berkelahi. Berteriak. Depresi. Sisanya semburat ke berbagai arah. Lim tercengang dengan pemandangan itu. Semakin membulatkan tekad untuk menemukan D-one dan membunuhnya. Ia mengeluarkan Flying Board dari dalam saku celana. Menekan tombolnya. Flying Board menjadi ukuran normal. Begitu Lim naik ke atasnya, secara otomatis benda itu melayang. Untuk membuatnya melesat, Lim menggerakkan tubuhnya maju. Flying Board melesat di hutan itu. Melewati pepohonan ramping yang tinggi. Semak-semak di bawahnya. Seolah sedang surfing dengan ombak besar di laut. Sementara Lim masih beberapa menit di hutan terlarang, Heeb
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


