SAY - She began to open up

1536 Kata

“Lalu kamu pikir semua orang sama? Bagaimana dengan Esther?” Leah mengedikkan bahunya pelan masih tersenyum. “Mereka yang mengenalku semenjak aku kecil bahkan tidak mempercayaiku, apalagi Esther.” “Leah ....” “Kamu sangat ingin mendengarnya?” Ben mengecup bibir Leah sangat lama sebelum mengangguk serius. “Aku ingin. Katakan padaku, tentang pria tadi dan alasan kamu takut dengannya.” Melihat mata gelap yang menuntut, Leah mendesah lambat. Sebentar lagi, orang yang tidak mempercayainya akan bertambah. “... Dia pria yang baik. Dan aku mengaguminya,” Leah mulai bercerita. “Leah, cepatlah!” Leah yang masih berumur awal 20-an saat itu berseru, “Tunggu, Bu!” Dia mengisi mulutnya sesendok besar lagi sebelum berbalik dan tersenyum lebar. Kemudian tergesa-gesa mendekati pelaminan yang sang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN