Seolah sudah ditentukan oleh Tuhan, Leah bisa meyakinkan dirinya sendiri jika hati kecilnya tidaklah salah. Dia harus memberitahu kakaknya. Hanya saja, saat Leah ingin berbalik Adri ternyata menatapnya juga. Pria itu menyadari kehadirannya. Dan tatapan kakak iparnya terlihat menyeramkan hingga dia mundur sedikit takut. Hari tampak mendung ketika dia berada di dalam bus. Leah mencoba menghubungi Kania dan Saravati, ibunya akan tetapi mereka tidak mengangkat panggilannya. Leah menjadi gelisah. Kembali ke rumah, langit menjadi semakin gelap dengan beberapa gemuruh guntur yang jauh. Bingkisan yang dia bawah ia letakkan di atas meja dan tetap berusaha menghubungi mereka. Ketika ingin mencobanya lagi, tiba-tiba saja lampu kamarnya dimatikan membuat dia bergeming sebentar. Leah menatap pintu

