Lampu kamar Leah tiba-tiba menyala bersamaan suara Saravati, “Adri? Kenapa ....” Saravati menggantung ucapannya sendiri ketika melihat posisi kedua orang itu yang mencurigakan. Dengan seluruh kekuatan yang ia miliki, Leah segera mendorong Adri supaya dia bisa melihat ibunya. “Bu, tolong!” “Leah sudah pulang, Bu?” Kania yang baru tiba kemudian menatap Adri dan Leah yang sama-sama berantakan. “Apa ... yang kalian lakukan?” “Kak, aku melihat Bang—” “Dia merayuku!” Ketiga wanita beda usia itu terkejut menatap Adri. Dan pria itu menunjuk Leah. “Ha?” bisik Leah tidak bisa berkata-kata saking kagetnya. “Bu, apa Leah selalu seperti ini? Apa dia sering membawa pria masuk ke dalam kamarnya dengan alasan minta tolong sesuatu lalu menggoda mereka?” Saravati dan Kania tercengang dan tatapan me

