Bab 28. Konferensi Pers

1056 Kata

Arnie mengganti baju yang ia kenakan dengan gaun yang kemarin ia beli, lalu memoles wajahnya dengan make up tipis. Tak lupa parfum ia semprotkan, wanita cantik itu pun menggunakan flatshoes dan tas berwarna senada. Sementara di ruang tamu Daren yang sudah selesai sarapan mulai merasa kesal karena menunggu Arnie yang tak kunjung keluar dari kamar. "Lama banget sih, aku gak pernah menunggu siapapun seperti ini," gumam Daren seraya melihat jam dipergelangan tangannya. Tak lama kemudian Arnie keluar dari kamar, menuruni anak tangga. Daren mengangkat kepala dan menatap Arnie tanpa mengedipkan mata. Istri yang selama ini ia rendahkan, selalu memakai baju rumahan, dan tak pernah berdandan, kini tampil berbeda. Wanita yang tengah hamil muda itu terlihat cantik dan elegan dengan gaun biru muda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN