Saat telah memastikan jika Aulia pulang selamat bersama Fikri, Arjuna langsung pulang ke rumahnya. Saat di rumah, ia mendapati Fika berada disana. "Gimana Aulia?" tanya gadis itu. "Jawab dulu salamnya bukannya langsung nanya." ujar Arjuna sambil melepas sepatunya. "Waalaikumsalam," Fika mendengus, "jadi gimana?" "Kita break." Fika membulatkan matanya. "Tuh, gara-gara kamu sih. Aku jadi gak enak sama dia." Arjuna menghela nafasnya. "Aku udah coba minta maaf sama dia, mungkin dia emang bener kecewa sama aku jadi dia memutuskan itu." Fika berdecak. Raut wajahnya gelisah. Fika merasa bersalah pada Aulia karena ini semua bersumber darinya. Jika saja malam itu ia menyebrang dengan hati-hati, mungkin Aulia tidak perlu menolongnya saat hendak ketabrak dan Arjuna juga tidak perlu marah-marah

