48. Berduka pt.2

1183 Kata

"Aulia?" Gadis itu yang sedang mengambil air minum di dapur langsung terkejut mendapati Arjuna yang berdiri dibelakangnya. "I-iya?" Entah kenapa rasanya canggung sekali setelah satu minggu mereka berpisah. "Bisa bicara sebentar?" Terdengar suara Arjuna serak sehabis menangis, matanya juga memerah dan sedikit sembab. Arjuna tidak malu untuk menangis karena ini memang membuatnya sangat bersedih. Aulia mengangguk pelan, gadis itu mengikuti langkah Arjuna kearah belakang sambil menggenggam gelas ditangannya. Ini pertama kalinya mereka bertegur setelah seminggu tidak pernah berhubungan, bahkan bertatapan pun tidak. Dan bagaimana melihat Arjuna tadi berpelukan dengan Fika membuat Aulia kembali mengingat malam itu. Malam yang ingin Aulia singkirkan dari memorinya. "Lia." Gadis itu terse

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN