[27]

2344 Kata

Deru halus AC mengisi keheningan ruangan berukuran 4x4 yang didominasi oleh warna putih, terdapat sofa panjang dan meja kaca bulat di pojokan, serta satu kamar mandi di sampingnya. Dua orang berada di dalam ruangan tersebut, satunya sibuk berkutat dengan kertas, sesekali mengacak rambut seperti orang stres dadakan, atau lebih tepatnya orang putus cinta. Sementara yang satu sibuk memainkan bolpoin, menatap tanpa ekspresi ke arah laki-laki yang mirip orang stres atau orang putus cinta tersebut. Hingga lima menit terlewati begitu saja. “Stres gue stres!” teriaknya disusul gebrakan di meja, laki-laki itu menatap sang kakak yang tidak bergeming sama sekali, bahkan terkesan acuh tak acuh pada apa yang terjadi dengannya. “Bang,” panggil Lucas, memutar kursi ke arah Kai, duduk bersandar dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN