Takdir memberikan mereka peringatan untuk menjeda sebentar tentang kisah, membiarkan nafas teratur sebelum kembali bertatap dalam temu yang semu. Takdir, kenapa selalu ditafsirkan berlebihan, seolah semua akan berakhir di pundak yang sama, sampai akhirnya dia sadar, mengapa tuhan menciptakan sebuah rasa? Atau dirinya saja yang membangun harapan tak berarti untuk akhirnya dirobohkan oleh kecewa? Angin menerbangkan gorden tipis dibalik jendela kaca yang sengaja dibuka, pemilik kamar duduk seraya memeluk lutut di bawah, bersandar pada pinggiran ranjang. Segala pemikiran bermunculan satu persatu bagai benang kusut yang tak tau bagaimana cara menguraikannya. Dalam sebuah artikel yang pernah ia baca, cobaan untuk setiap pasangan yang hendak menikah akan selalu ada, dan mungkin ia sedang berada

