Jam istirahat, seharusnya Tiara berhenti bekerja lalu makan siang untuk mengisi kembali tenaganya yang sudah terkuras lebih dari empat jam untuk bekerja. Kelihatannya ada banyak pekerjaan yang harus diurus sehingga memotong jam makan siang. Nedi masuk ke dalam ruangan membawa mangkuk beraroma soto dan segelas air putih dingin. “Dibawah ada makan siang buat lo, dari Egi” “Ega, Neeed” koreksi Tiara tanpa menoleh ke arah Nedi. “Thanks, ntar gue ambil” “Ngerjain apa sih, Ti? Sibuk banget dari tadi” “Ngurus butik, lagi banyak pesanan yang dateng. Mana kebanyakan pakaian bridesmaid” Close, Tiara keluar dari website yang sedari tadi dibuka, perutnya tiba-tiba melilit setelah mencium aroma soto, pengen makan juga. Dia beranjak keluar ruangan untuk turun mengambil makan siang. Ega tak mengataka

