41. Hubungan yang Merenggang

1066 Kata

Arga tiba di rumah dengan perasaan yang luar biasa. Dia tanpa babibu langsung ke kamarnya, akan tetapi hal tak terduga segera terjadi. Brakk! Arga memukul pintu kamarnya dengan kasar. Dia marah meskipun sejujurnya dia juga lega melihat Rania ada di rumah secara yang bersamaan. Akak tetapi, telepon yang tak di angkat dan juga usahanya mencari Rania beberapa saat sebelum pulang terasa sia-sia, itulah juga alasan mengapa mengapa dia tak terima. "Breng-sek!" umpat Arga marah, sambil kemudian dengan cepat menghampiri Rania. Menariknya kasar kemudian mendorongnya ke tempat tidur. Dalam sekejap dia sudah mengunci Rania dan membuat istrinya itu takut sekaligus heran di saat yang bersamaan. "Ad--ada apa sih, Pak. Kenapa kasar begini, kamu marah?" tanya Rania sembari memeguk ludahnya kasar. Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN