52

1285 Kata

Di suatu tempat, seorang pemuda dua puluh tahunan tampak duduk di kursi singgasananya yang bertabur permata hitam berkilauan. Dia memakai jubah hitam, dan terlihat sangat percaya diri. Di depannya ada sebuah meja bundar yang sudah tersedia berbagai jenis makanan, seperti buah-buahan segar dan daging panggang. Pemuda itu mengamati semua kejadian yang terjadi antara Laura dan Erlend melalui cermin besar yang berdiri di seberang meja. Melalui cermin itulah, dia bisa tahu apa yang sedang terjadi di luar ruangan megah yang dia tempati. Benar, ruangan megah dengan bertabur permata penuh kilau serta lampu gantung yang juga bertabur berlian. Tak hanya itu arsitektur bangunan ini juga seperti abad lampau, lengkap dengan model jendela tinggi yang terhias kaca penuh lukisan abstrak. Pemuda tersebu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN