Part 39

1282 Kata

Dengan kecepatan penuh Raka menunggangi kendaraannya. Suasana jalanan yang cukup lengang membuat lelaki itu lebih leluasa berkendara. Rasa takut dan kekalutan medominasi pikirannya saat ini. Sungguh ia tidak ingin siapapun pergi sari hidupnya, termasuk Rayyan. Kembali pada tujuannya semula. Raka harus mati. Meski konyol, tapi ia yakin mereka yang ada di posisinya sekarang bisa mengerti. Dalam otaknya hanya itu satu-satunya cara untuk menolong sang adik. Ada sebuah jembatan tak jauh dari posisinya berada sekarang, tetapi melompat dari sana hanya akan membuatnya terlihat pengecut. Lebih baik ia mencari cara lain agar kematiannya terkesan natural, bukan bunuh diri. Satu tarikan lagi membuat kecepatan sepeda motornya bertambah. Sebuah tikungan di sana mungkin bisa membuat Raka selesai hari i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN