Duta hanya diam tak menjawab pertanyaan Yumna. Karena bukan itu yang Duta inginkan. "Kak Duta maunya putus? Jawab Kak? Yumna udah diam, udah banyak ngalah, tapi Kak Duta selalu cari kesalahan Yumna, mau Kak Duta itu apa?" teriak Yumna mulai emosi. Biasanya Yumna tidak bisa mengungkapkan isis hatinya. Kali ini kekesalannya sudah tingkat dewa, mau tidak mau harus di luapkan agar terasa lega. Duta hanay diam menatap lurus kedepan tanpa menoleh ke arah Yumna. Yumna yang mulai kesal memukul lengan Duta dengan keras dan terus berteriak. "Mau Kakak apa? Bilang sama Yumna! Mau Kakak apa? Yumna itu sendirian, kesepian, gak punya temen. Berbeda sama Kak Duta, yang memiliki banyak teman, banyak fans, semua orang di kampus kenal sama Kak Duta, tapi gak ada yang kenal Yumna. Sedikit pun gak ada, K

