25. Rasa Itu

1061 Kata

Malam itu Glen tahu Gendis pasti akan memaksa untuk tidur di rumah sakit menemani sang ibu karena masih belum juga sadarkan diri. Untungnya di ruang rawat tersebut ada sebuah sofa panjang yang cukup nyaman untuk Gendis tidur juga selimut. Yang jelas semua itu memang atas permintaan Glen pada pihak rumah sakit. "Mas, pulang aja … nggak pa-pa kok!" kata Gendis yang tidak tega melihat Glen memejamkan mata duduk bersandar di sofa single yang ada di sisinya. Kedua kaki Glen selonjor menumpang di atas meja di depannya. Sungguh posisi yang sebenarnya terlihat cool. Gendis tahu Glen tidak akan mungkin meninggalkan dirinya di rumah sakit sendirian. Namun sebenarnya dia hanya ingin basa-basi saja melepaskan rasa canggung yang sejak tadi Gendis rasakan. Awalnya dia ragu untuk mengubah panggilan p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN