45.

1182 Kata

Shaka menatap kaget sosok wanita yang dengan beraninya datang ke kantor miliknya. Mei tersenyum ke arah Shaka dengan mata berbinar bahagia, Shaka menyipitkan matanya melihat maksud kedatangan Mei kesini. Dua orang satpam masuk ke ruangan Shaka dengan tergopoh-gopoh dan nafas ngos-ngosan. Kedua satpam itu langsung memegang masing-masing tangan Mei yang kemudian berontak meminta di lepaskan. "Lepas!" rontah Mei galak. "Diam!" bentak salah satu satpam. "Pak Shaka, maafkan kami pak, wanita ini nekat ingin bertemu bapak meskipun kami sudah melarangnya sesuai perintah bapak." ucap salah satu satpam lagi menjelaskan pada Shaka. Shaka mengangguk mengerti dan menggerakkan tangannya memberi kode pada kedua satpam itu agar melepaskan Mei. Lagi, Shaka memberikan kode agar kedua satpam itu keluar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN