39.

767 Kata

"Apa kamu ingin aku menjadi gila, Dasta?" tanya Shaka lirih dengan mimik wajah yang sudah pucat pasih mengamati obat itu. Kening Dasta mengkerut bingung dengan ucapan Shaka, tak mengerti apa maksud dari kalimat Shaka barusan. "Kenapa kalian berdua melakukan ini padaku?" ucap Shaka bertanya marah menatap ke wajah Dasta yang semakin bingung. "Apa memang ini yang kalian inginkan, berencana untuk membuatku menjadi orang gila. Huh, Ayo, katakan!" tekan Shaka mencengkeram bahu Dasta kuat. Mulut Dasta bungkam melihat ekspresi wajah Shaka yang tiba-tiba menjadi marah. Mata Dasta menyorot sedih bercampur bingung penuh pertanyaan. Mata itu? Kenapa sorot mata itu muncul kembali? batin Dasta ngerih melihat sorot tajam mata Shaka. "Ayo, cepat katakan! Kalian berdua bersekongkol kan, darimana kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN