Kita harus melawan mereka sayang, membuktikan bahwa mereka berdua adalah iblis penganggu kisah kita. ****** Dasta merasakan hawa tak nyaman yang menggangu tidur nyenyaknya, Dasta menggeliatkan badannya seraya membuka kedua matanya perlahan. Tersentak kaget Dasta saat kedua matanya melihat sosok Shaka yang tengah duduk di tepi ranjang sembari menatapnya lekat. Shaka menumpukkan dagunya dengan kedua tangannya, tampak terlihat jelas otot-otot tangan yang menonjol di tangan pria itu. "Manis," ucap Dasta tanpa sadar, secara tak sadar Dasta sedang menganggumi wajah tampan suaminya yang tampak sangat manis jika Shaka seperti ini. "Apanya yang manis, Dasta?" tanya Shaka tersenyum geli. "Hah? Eh!" Dasta berjengit kaget saat ia ketahuan tengah menggagumi suaminya. Dasta bangun dari rebahanny

