Arkhan sudah tidak dapat lagi menahan hasratnya. Sebagai laki-laki normal, bagaimana mungkin tidak tergoda dihadapkan wanita secantik Dinda dengan pakaian tidur minim yang digunakannya. Akhirnya dengan keberanian dan hasrat yang tidak terbendung, Arkhan mulai melancarkan aksinya. Menciumi bibir mungil nan ranum milik Dinda, tangannya mulai bergerilya meraba tubuh Dinda. Apalagi melihat Dinda yang tetap tertidur saat dia menjalankan aksinya, tentu saja Arkhan semakin merasa leluasa tanpa ada hambatan untuk berbuat lebih jauh. Tubuh Dinda merespon merasakan kenikmatan, meski matanya masih terpejam. Hal itu membuat Arkhan kian semakin b*******h. Hingga akhirnya dengan keberanian penuh, Arkhan melucuti helai demi helai pakaian yang menempel ditubuh istrinya. Hingga tidak ada sehelai benang p

