"Yang...aku cuma ga mau kamu cape. Aku udah nyerah buat nyuruh kamu berhenti kerja tapi kamu, aku sayang ga mau. Kalo kamu punya asisten kamu bisa suruh suruh di kantor, jadi kamu tinggal duduk santai di kursi kerjamu tanpa mesti jalan jalan atau berdiri. Baby kita dua loh, pasti lama kelamaan kamu berat bawa bawa di perutmu selama 9 bulan. Ya Yang please, nurut apa sekali aja" pintaku memohon dengan eyes pupiesku begitu aku masuk kamar. Kamu masih diam duduk di ranjang. Tak lama kamu mengangguk lalu merebahkan tubuhmu di kasur. Aku mendekat lalu duduk di ranjang. "Gitu dong kesayangan. Trus kamu ke kantor pakai baju longgar, sama jangan pake high heels mu, kamu udah tinggi kok tanpa high heels" kataku lagi sambil mengusap rambutmu. Kamu mengangguk. "Trus kamu jangan lupa minum vitamin

