137. Big Boss

3270 Kata

Gara gara eyang gak bisa hadir di acara yang mamaku adakan di rumahnya, aku membawamu ke rumah eyang. Ingatkan kamu?. "Eyang......"" jeritmu riang berhambur ke pelukan eyang ti. Aku menghembuskan nafasku. Kamu ga pernah bisa berhenti bikin aku khawatir. Dengan setengah berlari kamu menghampiri kedua eyangku yang duduk santai di ruang tengah rumah eyangku. "Hati hati sayang!, kamu ga lihat muka Nino khawatir lihat kamu lari larian!" tegur eyang ti setelah mencium pipi kanan kirimu. Kamu cekikikan lalu memeluk manja tubuh eyang ti setelah mencium tangan eyang kung. "Udah biasa dia kaya gitu, salah sendiri khawatir trus, aku kan cuma hamil dan bukan cacat!" sanggahmu selalu. Aku menggeleng pelan lalu mencium tangan eyang kung dan mencium pipi eyang ti lalu duduk di sofa single di sisi s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN