#36. Jati Diri

567 Kata

Kusuma harap – harap cemas. Semoga Maung tidak membawa kabar buruk. Dia takut kerenggangan hubungannya dengan sang ibunda itu benar – benar ada. “Sebenarnya, hamba telah lama mengamati masalah ini. Namun, hamba memilih diam sebab hamba tidak ingin ikut campur dalam urusan keluarga kerajaan. Akan tetapi, lambat laun masalah ini kian rumit. Hamba menemukan kecurangan yang tidak bisa dibenarkan. Sehingga, dengan terpaksa hamba turun tangan untuk membantu menyelesaikannya. Di sini, hamba tidak ingin memihak siapa pun. Hamba hanya menginginkan kedamaian seperti dulu.” Maung menegaskan posisinya sebagai penengah. Tidak berpihak? Semoga saja itu benar, pikir Kusuma. “Kecurangan seperti apa yang kamu maksud, Ki?” tanya Kusuma. “Apa itu berkaitan dengan penyerangan yang dilakukan Narendra? Ata

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN