49

1285 Kata

Rindu. Kalimat yang bisa Mentari simpulkan sejauh ini, Raja benar-benar jarang terlihat, dan itu menyiksa Mentari. Mereka semua sibuk dengan Ujian, lelah rasanya, pusing jelas, tapi Mentari tak merasa kesulitan sejauh ini, begitupun teman-temannya . Mereka tidak terlalu banyak mengeluh seperti biasa. Sehabis ujian pasti Valerie yang paling sering mengomel. Tapi sepertinya Valerie tidak terlalu kesulitan. Apalagi Miko, cowok itu lebih serius dari yang Mentari kira. "Im Free!!" Miko berteriak heboh setelah ujian terakhir selesai, cowok itu tertekan rupanya. "Anjir lah, kasian otak gue." Mentari tertawa. "Makanya sering panasin otak lo." "Mesin motor kali ah." Gurau Miko. "Aduh, gak mau tau, kita harus have fun. Ayo kita makan." Usul Naya. "Ups, gue gak ikut. Gue harus siapin pendafta

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN