Jangan lupa tinggalkan jejak. Mentari membaca lamat nama yang tertera di memo berwarna biru Raja. Iya, Raja mantannya, cowok itu memfotocopy, materi yang ia pelajari. Selamat belajar, jangan lupa makan. Raja. Mau tak mau Mentari menggulum senyum, ia berangkat cukup pagi, tidak menyangka akan mendapatkan hal manis seperti ini, apalagi memo itu mengingatkannya saat Raja mengiriminya memo rutin setiap harus, sampai waktu itu Raja mengajaknya bertemu dihalte. Mentari masih ingat sesenang apa dia hari itu. Lebih senang dari munculnya pelangi setelah hujan. Mungkin, karena Mentari menolak untuk belajar bersama Raja, cowok itu jadi mengirim materi Ujian Nasional dan beberapa materi untuk ujian masuk universitas. Mentari akui, ia sedikit stres karena ujian dan buku-buku bacaan yang dia baca.

