"Kok kamu enggak pernah ke rumah lagi sih, tante kan seneng kalau kamu dateng." Jihan memonopoli Raja, sejak cowok itu terlihat dan mengucap salam di pintu masuk, baik Farah, Jihan dan bahkan Haling sibuk dengan Raja, melupakan Mentari seketika. "Maaf tante." Hanya itu jawaban Raja. "Kapan-kapan main catur ya Ja." Haling menepuk bahu Raja, sok akrab. "Eh Ja, kok mama lo udah enggak pernah ngeluarin buku baru lagi, kangen tau." "Kak Farah," Aku menegur, cukup tau kalau keadaan keluarga Raja sedang tidak baik-baik saja. Namun Raja hanya tersenyum memaklumi "Lagi hiatus kak, banyak urusan pribadi." "Udah malem tan, om. Raja balik dulu ya." "Yah, enggak nginep aja Ja." "Ma," Bukan Mentari yang menegur, melainkan Haling, sudah tau punya suami pecemburu, pakai ngajakin anak muda nginep

