Kurang lebih satu jam mereka telah sampai di Rumahnya, setibanya di rumah, Alifa mengabari Mamanya, meminta maaf kalau ia sudah pulang tanpa berpamitan langsung kepada sang Mama. Sementara Rafkan langsung mengambil dua sapu tangan kecil. Lalu mengambil empat dadu es batu, dan memasukkan dua dadu ke masing-masing sapu tangannya. Sapu tangannya, Rafkan gulung-gulung. Jadinya terlihat seperti bentuk kotak segi empat. Setelah selesai. Ia menghampiri Alifa yang tengah duduk di atas permadani ruang keluarga. Mengambil posisi duduk di depan Alifa, mereka sama-sama duduk dengan posisi kaki di lipat, kalau kata orang sunda nama posisi duduknya Sila. "Pejamkan matanya," "Mau ngapain?" Tanya Alifa curiga. "Ngobatin mata kamu, yang segede kingkong." Tangan Alifa mencubit kecil paha Rafkan, yang

