“Kak, usia kandungannya sudah berapa?” Binar bertanya saat membantuku bersiap untuk kontrol ke dokter. Dia datang ke kamar untuk membantu memandikan Kinan dan menyiapkannya sebelum kami tinggal bersama Mama di rumah. Hari ini adalah jadwal kontrol kandunganku. Namun, Mas Aerul sedang keluar kota selama tiga hari. Dia bilang harus melakukan peninjauan untuk pembukaan cabang baru. Di tangan Mas Aerul, akhirnya usaha Ayah mampu tetap bertahan bahkan berkembang dengan baik. Beberapa waktu yang lalu dia bercerita, ada investor yang ingin menanam modal dan membantu membuka beberapa cabang baru. Dia tidak menyia-nyiakan itu. Sementara itu, aku tidak ingin ikut andil apa pun di sana. Semua kupasrahkan dan percayakan pada Mas Aerul dan Nadia. Kupikir mereka bisa menjadi tim yang baik. “Hari ini

